Apakah Anak Anda Sulit Diajak Mandi, Perlukah Dipaksa?

Editor: kairos author photo

 

Anak mandi. foto | klikdokter

KAIROS - SEBAGAI orang tua, pasti Anda pernah merasakan anak yang sulit sekali diajak untuk mandi. Tapi, perlukah memaksa mereka untuk segera mandi?

Mandi, saat yang menyenangkan bagi anak karena sebagian besar anak suka bermain air. Namun demikian, ternyata tidak semua anak suka mandi.

Ada banyak penyebab anak susah mandi, misalnya suhu air yang terlalu dingin, suasana kamar mandi yang mencekam, sedang sakit, sibuk melakukan aktivitas lain, atau marah karena selalu dipaksa orang tua.

Selain itu, dalam tahap perkembangannya, ada fase anak yang suka mandi sebelumnya menjadi enggan untuk mandi. 

Hal ini kerap terjadi dalam tahap perkembangan mental autonomi anak sehingga ia merasa berhak untuk menentukan apa yang dilakukan.

Nah, lantas bagaimana cara mengatasi anak yang susah dan malas mandi? Berikut beberapa tips yang dapat Anda coba di rumah:

1. Penjelasan Mandi itu Perlu

Cara pertama untuk mengatasi anak yang takut atau susah mandi, yakni dengan menjelaskan kepada anak mengapa ia perlu mandi secara teratur.

Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak tanpa ancaman. Katakan bahwa mandi dapat menjaganya agar tetap bersih dan wangi sehingga teman-temannya mau bergaul dengannya.

Ingatlah, kebiasaan mandi juga penting agar saat dewasa kebiasaan mandi teratur itu tetap terbawa.

2. Membiasakan Jam Mandi Anak Secara Rutin di Rumah

Terkadang anak susah mandi karena sedang sibuk melakukan aktivitas lain. Dalam kasus ini, Anda perlu membuat jadwal aktivitas dan jadwal mandi untuk anak.

Tujuannya agar anak dapat mengatur waktu dengan baik, kapan ia harus melakukan aktivitas dan kapan ia harus mandi.

Orang tua harus punya cara tertentu agar peralihan aktivitas tidak membuat mereka menolak ajakan Anda untuk mandi. Biarkan mereka menyelesaikan mainnya, lalu tenang, dan baru ajak mandi.

3. Hindari Memaksa Anak Mandi

Untuk mengatasi anak yang susah dan malas mandi, cara lainnya adalah dengan menghindari memaksanya. Tindakan tersebut justru berisiko membuat anak memiliki pengalaman yang buruk soal mandi. Akhirnya, anak malah semakin susah untuk melaksanakan kegiatan rutin yang satu ini.

Jika anak sudah waktunya mandi, maka ingatkan bahwa ia harus mandi 10-15 menit lagi sehingga ia memiliki waktu bersiap untuk mandi dan menyelesaikan pekerjaan yang ia lakukan saat itu.

4. Temani Anak Mandi

Pada anak yang masih kecil yang susah mandi, seperti pre-school, Anda bisa menanganinya dengan menemani si Kecil untuk mandi.

Sebaliknya, pada anak yang lebih besar, ia justru cenderung akan menolak jika Anda mau menemaninya mandi. Anda juga harus memperhatikan hal ini, ya.

5. Atur Suhu Air yang Tepat untuk Anak Mandi

Salah satu penyebab anak susah mandi adalah suhu yang dingin. Pada pagi dan sore hari, suhu udara ruang cenderung lebih dingin sehingga terkadang anak tidak mau mandi dengan air dingin.

Jika kasus ini terjadi, Anda bisa menyediakan air hangat untuk anak mandi. Dengan demikian, ia akan lebih nyaman.

6. Suasana Mandi yang Menyenangkan 

Agar anak tidak lagi susah mandi, ciptakanlah suasana kamar mandi yang menyenangkan untuknya.

Kamar mandi yang terang, bersih, dan wangi tentunya lebih disenangi oleh anak untuk mandi. Gelembung sabun atau mainan kecil seperti bebek-bebekan juga dapat membuat anak lebih gemar mandi.

7. Berikan Apresiasi Jika Anak Rajin Mandi

Jika prilaku anak berubah menjadi rajin mandi setelah Anda melakukan tips-tips di atas, berikan apresiasi kepada anak berupa pujian atau hadiah kecil agar dia bersemangat dan meneruskan perilaku positifnya tersebut.

Nah, kini Anda telah mengetahui cara untuk mengatasi anak yang susah dan malas mandi. Ingat, memaksa anak mandi bukan suatu hal yang dianjurkan untuk dilakukan oleh orang tua. Jadi, cobalah kiat-kiat di atas.

sumber\foto | klikdokter

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini