AWAS..!! Kalau Digigit Banyak Nyamuk, Ini yang Bakal Terjadi!

Editor: kairos author photo

  

Digigit banyak nyamuk, ternyata cukup berisiko. foto | klikdokter

KAIROS - BAHAYA digigit nyamuk sepertinya perlu ditekankan lagi. Demi konten, challenge berbahaya apa pun rela dilakukan, termasuk rela digigit banyak nyamuk sekaligus.

Bayangkan kalau kamu memasukkan tangan ke dalam kotak berisi banyak sekali nyamuk dan membiarkan diri digigit. 

Beruntung kalau hanya nyeri, bentol, dan gatal, bagaimana bila di dalam kotak itu ternyata ada nyamuk-nyamuk pembawa penyakit?

Tak ada yang bisa menjamin bahwa di dalam satu kotak tersebut tak ada nyamuk demam berdarah, nyamuk malaria, atau nyamuk cikungunya. 

Syukur-syukur kalau di dalam kotak kaca itu hanya berisi nyamuk kebun atau nyamuk rumah biasa. Nah, kalau ada jenis nyamuk berbahaya seperti tadi, sama saja membiarkan diri untuk jatuh sakit, bukan?

Jadi, dapat dikatakan challenge memasukkan tangan ke dalam kotak berisi ratusan nyamuk merupakan hal yang berisiko. Ini pun dibenarkan dr Devia Irine Putri. 

Beberapa bahaya digigit nyamuk yang bisa dialami adalah demam berdarah dengue (DBD), malaria, zika, dan filariasis. 

Jika kebetulan yang menggigit korban adalah bukan nyamuk pembawa penyakit, maka ia akan mengalami gatal dan bentol kemerahan. Karena digigit dalam jumlah banyak, pasti kulitnya akan terasa nyeri atau perih. 

Di sisi lain, kalau yang kebetulan menggigit adalah nyamuk pembawa penyakit, maka ada sejumlah gejala yang bisa dialami. 

“Akibat gigitan nyamuk, gejalanya bisa bervariasi. Mulai dari demam tinggi, menggigil, mual muntah, bengkak di anggota tubuh, perdarahan seperti mimisan, bintik-bintik merah, hingga penurunan kesadaran,” jelas dr. Devia. 

Jadi, risiko terkena penyakitnya malah jauh lebih banyak. 

Mengatasi Gigitan Nyamuk?

Terlanjur digigit banyak nyamuk sekaligus? Untungnya, ada cara mengatasi gigitan nyamuk supaya efeknya tidak terlalu buruk. 

“Kalau seperti itu, Anda bisa langsung mencuci bagian tubuh yang digigit banyak nyamuk dengan air mengalir dan sabun. Sabun yang digunakan tidak perlu sabun antiseptik, sabun biasa juga tidak apa-apa,” ujar dr. Devia.

“Kalau bentol, kemerahan, dan bengkak, bisa diredakan dengan kompres es. Kalau mau pakai obat oles, Anda bisa pakai losion calamine. Ini ampuh mengurangi gatal dan kemerahan. Krim yang mengandung mentol juga bisa dipakai,” lanjutnya. 

Saat gatal, hindari menggaruk berlebihan. Pasalnya, kebiasaan menggaruk bisa melepaskan hormon serotonin di otak. 

Alhasil, perasaan gatal akan semakin meningkat. Ketimbang menggaruk, lakukan cara-cara yang dianjurkan dr. Devia tadi. 

Selain itu, hindari mengganti kompres dingin dengan kompres hangat. Ketika kulit gatal dan Anda membiarkannya berkontak dengan suhu panas, kulit bisa semakin gatal dan teriritasi. 

Gejala Sakit Terlanjur Muncul

Salah satu bahaya digigit nyamuk yang paling menonjol adalah terkena demam. Apabila Anda terlanjur demam akibat tantangan tersebut, hal-hal yang bisa dilakukan, antara lain:

Perbanyak minum air putih. 

Minum obat penurun demam dan pereda nyeri, misalnya parasetamol.

Bila panas lebih dari 39 derajat Celsius, demam naik-turun atau susah turun, dan disertai gejala-gejala seperti ruam atau bintik merah, kejang, mual, lemas, dan nyeri hebat, segera periksa ke rumah sakit. 

Jika tidak segera dibawa ke rumah sakit, maka dikhawatirkan virus yang dibawa nyamuk berbahaya terlanjur melemahkan tubuh Anda dan menciptakan risiko fatal. 

Mengapa Nyamuk Gemar Menggigit Kamu?

Pikir-pikir lagi kalau ingin mengikuti tantangan yang kurang bermanfaat seperti memasukkan tangan ke dalam kotak berisi ratusan nyamuk. Sebab, bahaya digigit nyamuk tak bisa diremehkan. 


sumber\foto | KlikDokter

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini