Beli Sepatu Bayi, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Editor: kairos author photo

Ibu hamil dan sepatu bayi. foto | pixabay
KAIROS - KETIKA si kecil sudah bisa berjalan tanpa bantuan, orangtua pasti ingin langsung membelikannya sepatu. Tunggu dulu, perhatikan beberapa hal ini.

Langkah pertama si kecil adalah momen yang ditunggu oleh orangtua. Saat mulai menunjukkan tanda-tanda mampu berjalan sendiri, umumnya orangtua akan membelikan sepatu bayi agar kaki si kecil tetap terlindungi dengan baik.

Kendati begitu, orangtua perlu mengetahui tips memilih sepatu bayi yang tepat. Sebab ketika salah pilih sepatu, gerakan kaki si kecil bisa terbatas dan ia pun dapat merasa tak nyaman saat berjalan.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan membeli sepatu bayi:

1. Tunda Beli Sepatu Saat Bayi Baru Belajar Berjalan

Tidak dianjurkan untuk langsung membeli sepatu saat bayi baru menunjukkan kemampuannya berjalan. Sebab saat bayi baru bisa melangkah, ia akan mendapat banyak manfaat dari bertelanjang kaki.

Mengenakan sepatu juga dapat menjadi penghalang dan membuat bayi lebih sulit belajar menyeimbangkan diri saat berjalan.

Kendati begitu, Anda bisa memakaikan kaos kaki dengan bahan yang lembut, halus, dan tidak licin untuk melindungi kaki si kecil dari gesekan benda di lantai.

2. Pastikan si Kecil Sudah Siap Pakai Sepatu

Perkembangan dan kemampuan berjalan setiap anak berbeda-beda. Sebagian besar anak baru bisa melangkah berjalan sekitar usia 7 dan 18 bulan.

Setelah itu, mereka belajar membangun kepercayaan diri agar dapat berjalan tanpa bantuan.

Jika sudah cukup lancar berjalan, maka ibu boleh memberikan dan memakaikan sepatu kepada si kecil.

Pakai sepatu dapat melindungi kaki bayi dari benda-benda tajam, khususnya saat mereka mencoba berjalan di luar rumah.

3. Sesuaikan Sepatu dengan Ukuran Kaki Bayi

Dokter Reza Fahlevi, Sp. A., menyarankan untuk membeli sepatu bayi yang sesuai dengan ukuran kaki dan juga memiliki sol empuk. Tujuan agar anak nyaman dan aman menggunakan sepatu.

“Pertama harus sesuai usia dan berat badannya, sebaiknya dicoba dulu sebelum dibeli, bahannya harus enak dipakai, tapak sepatu juga mesti nyaman. Kalau untuk anak yang lebih kecil, jangan pakai sepatu yang bertali,” saran dr. Reza.

Apabila Anda ingin membelikan sepatu bayi dengan berbelanja di lokapasar atau online shop, pastikan untuk mengukur kaki bayi terlebih dulu.

Sebaiknya mengukur panjang kaki bayi di sore hari. Karena saat siang hari, kaki bayi akan sedikit lebih membesar dari ukuran normalnya.

Saran Society of Chiropodists and Podiatrists, memilih sepatu dengan kelebihan panjang sekitar 1,2 cm-1,6 cm dari jari kaki terpanjang.

4. Sesuaikan Kondisi Kaki Bayi

Dokter Reza mengimbau orangtua untuk memilih sepatu dengan kondisi kaki bayi. Pasalnya, beberapa bayi memiliki kondisi flat feet atau telapak kaki datar.

Jika bayi memiliki kondisi flat fleet, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak untuk mencari tahu jenis atau model sepatu yang tepat untuk si kecil

5. Kaki Bayi Cepat Memanjang

Tips memilih sepatu bayi yang perlu diperhatikan berikutnya ialah kaki bayi umumnya tumbuh dan memanjang dengan cepat. Jadi, orangtua disarankan untuk mengukur kembali kaki si kecil setiap 6-8 minggu sekali.

Sebagaimana dilansir Society of Chiropodists and Podiatrists, setiap tahunnya kaki bayi dapat bertambah panjang sebanyak dua ukuran. Perkembangan pesat kaki bayi dapat terjadi hingga si kecil berusia empat tahun.

Setelah itu, perkembangan kaki bayi akan melambat, yaitu naik atau bertambah satu ukuran per tahun.

reporter | mey

sumber\foto | klikdokter

Share:
Komentar

Berita Terkini