Bisa Serang Pria! Kenali Bahan Kimia Pemicu Kanker Payudara

Editor: kairos author photo

 

Waspadai bahan pemicu kanker payudara. foto ilustrasi | pixabay

KAIROS - KANKER payudara tidak bisa dipandang sebelah mata. Data di Indonesia maupun global dunia menunjukkan penyakit ini menduduki peringkat atas dari seluruh jenis kanker yang ada. Duh!

Kanker payudara menjadi sangat berbahaya jika kamu tidak menanggulanginya sejak awal, sebaiknya anda memperhatikan beberapa hal yang dapat meningkatnya risiko terjadinya kanker payudara.

Tidak hanya menyerang wanita, kanker payudara juga kerap mengintai pria. 

Salah satu tindakan untuk mengurangi risiko penyakit ini dengan menghindari paparan bahan-bahan kimia tertentu.

Bahan Kimia Pemicu Kanker Payudara

Dari penelitian yang ada, 3 jenis bahan kimia yang terbukti meningkatkan risiko kanker payudara diantaranya:

> Pestisida dan pembunuh serangga,

> Zat campuran plastik, seperti bisphenol A (BPA) dan polyvinyl chloride (PVC),

> Bahan pembuat cat dan penghapus cat.

Nah, bila masuk ke tubuh kita, ketiga bahan itu memiliki komposisi yang mampu memberikan efek mirip hormon estrogen.

Sekadar diketahui, estrogen merupakan suatu hormon yang banyak terdapat dalam tubuh wanita. 

Pria juga memiliki estrogen, namun kadarnya jauh di bawah wanita. 

Fungsi utama dari hormon ini adalah mengatur organ reproduksi dan menjaga tulang tetap kuat. Akan tetapi, hormon ini juga turut berperan dalam meningkatkan risiko kanker payudara.

Pada bahan-bahan kimia di atas terdapat zat bernama xenoestrogens, yang kerjanya menyerupai estrogen dalam hal meningkatkan risiko kanker payudara.

Dalam dosis kecil, pengaruh ketiga bahan tersebut memang tidak memberikan dampak signifikan terhadap risiko kanker payudara. Namun bila digunakan bersamaan dengan bahan kimia lainnya, dalam jangka panjang dapat menimbulkan ancaman.

Bayangkan berapa banyak pembasmi serangga yang Anda gunakan di rumah. Belum lagi pembungkus makanan dari plastik, penggunaan pipa-pipa rumah yang berbahan dasar PVC, dan aroma cat rumah yang baru saja digunakan.

Sangat sulit untuk sama sekali tidak menggunakan bahan kimia pemicu kanker payudara ini. Lalu, bagaimana cara mengecilkan risikonya?

Tindakan utama yang dapat Anda lakukan adalah mengurangi penggunaannya, lalu cari bahan alternatif untuk menggantinya. Misalnya, mengganti pembungkus makanan berbahan dasar plastik dengan yang berbahan kertas atau karton.

Selanjutnya, bila And mengecat ruangan, pastikan ventilasi terbuka lebar. Pastikan pula Anda baru menggunakan ruangan itu saat cat sudah benar-benar kering atau aromanya sudah hilang sama sekali.

Ahli mana pun belum berhasil menyebutkan penyebab pasti kanker payudara. Mengurangi satu per satu faktor risiko, satu-satunya cara menghindar ancaman ini. 

Jadi, sebaiknya hindari bahan kimia pemicu kanker payudara itu, dan hal terpenting menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang.

sumber\foto | klikdokter\pixabay

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini