Bupati Jayapura Mathius Awoitauw Terima Obor Api Peparnas XVI Papua

Editor: kairos author photo
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, selaku Ketua Penasehat Penyelenggaraan Peparnas Zona Kabupaten Jayapura, saat memperlihatkan Obor Api Peparnas di pelataran Kantor Bupati Gunung Merah Sentani, Selasa (2/11/2021).

KAIROS – KIRAB Api Peparnas yang diambil atau dinyalakan lewat prosesi adat di Kampung Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/11/2021) siang, tiba dengan selamat di Kantor Bupati Jayapura setelah melalui perjalanan selama 2 jam melewati sejumlah kampung dan distrik di wilayah barat Kabupaten Jayapura.

Api Peparnas yang dikawal Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro dan Koordinator Bidang Upacara PB Peparnas Papua, Willem R. Manderi diterima oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, selaku Ketua Penasehat Penyelenggaraan Peparnas Zona Kabupaten Jayapura, di Gunung Merah Sentani.

Seusai menerima Prosesi Kirab Api Peparnas, kepada awak media, Bupati Mathius mengaku bangga karena sumber api untuk Kirab Api Peparnas XVI Papua diambil dari Kampung (adat) Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura.

"Kami di Bumi Khenambay Umbay merasa bangga, karena pada pelaksanaan Kirab Api Peparnas XVI 2021 Papua diciptakan khusus lewat kearifan lokal, bukan api abadi dan sumber apinya diambil secara adat di Kampung Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura," ungkap Mathius Awoitauw.

Untuk itu, Bupati Mathius memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kampung Keitemung, yang sudah berpartisipasi luar biasa dengan membuat sejarah dalam perhelatan Peparnas XVI tahun 2021. "Selama 15 kali perhelatan Peparnas, baru di perhelatan Peparnas XVI ini api Peparnas diambil langsung dari masyarakat adat dengan kearifan lokalnya," ucap Mathius.

"Obor api Peparnas tadi sudah sampai di kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, yang dibawa dari Kampung Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Jadi kami di Bumi Khenambay Umbay bangga, bahwa sumber api ini diambil langsung dari Kampung Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Maka dengan ini membuktikan bahwa kita juga bisa melaksanakan apapun," tambahnya.

Satu hal yang membanggakan, lanjut Mathius, adalah atlet-atlet Paralimpik yang bertanding nantinya sangatlah membanggakan. Karena dengan keterbatasan yang ada, mereka masih mau berjuang demi mengharumkan nama Provinsi Papua.

"Saya yakin dan percaya, bahwa mereka yang mungkin dari fisik terbatas. Tapi dari semangat, mereka melampaui kita yang sehat dan lengkap fisik seperti ini. Ini tidak kalah seru dan menjadi luar biasa, serta menjadi pengalaman pertama juga bagi masyarakat di Papua," kata Bupati Jayapura dua periode ini.

"Jadi kirab api Peparnas XVI ini menjadi bukti, bahwa kita di Papua bisa menyukseskan event olahraga bagi penyandang disabilitas itu," sambungnya.

Kirab Api PON yang dimulai dari Kampung Keitemung secara resmi dilepas Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua Doren Wakerkwa, setelah menyerahkan tongkat obor kepada atlet cabang atletik kursi roda Papua Kafier Kayage.

Sebelumnya, Api Peparnas XVI Papua dinyalakan lewat prosesi adat di Kampung Keitemung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura.

reporter | RZR

Share:
Komentar

Berita Terkini