Tips Hilangkan Kantuk saat Nyetir, Efektif Loh

Editor: kairos author photo

 

Ngantuk saat berkendara sangat berisiko. Ini tips mengusir rasa kantuk itu. foto | klikdokter

KAIROS - RASA kantuk, hal yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara. Bahkan, akhir-akhir ini berita kecelakaan lalu lintas makin sering bermunculan di media massa. Penyebabnya, mulai dari rem blong, pecah ban, hingga pengendara yang mengantuk.

Pecah ban dan rem blong, itu mungkin urusan “teknis” mobil. Namun, mengantuk saat menyetir, hal ini sebenarnya sangat bisa dicegah asal Anda tahu caranya. 

Nah, agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, berikut ini cara menghilangkan ngantuk saat berkendara:

1. Rehat Sejenak di Rest Area

Beristirahat di rest area, salah satu cara agar tidak ngantuk saat nyetir. Jika Anda sering menguap dan mata terasa susah untuk terbuka lebar, jangan paksakan diri untuk tetap menyetir. 

Berhenti dan beristirahatlah di rest area selama beberapa waktu. 

Saat tidur di dalam mobil, pastikan mesin dalam keadaan mati. Pastikan pula kecukupan oksigen dengan membuka kaca jendela. 

Setelah mendapatkan waktu tidur yang dirasa cukup, lakukan peregangan dengan berjalan-jalan selama beberapa menit di sekitar rest area agar badan tidak lemas dan otak bisa segar kembali. 

2. Peregangan Otot

Peregangan otot saat menyetir juga dapat menjadi salah satu solusi mencegah kantuk saat berkendara. 

Namun, pastikan agar peregangan otot yang Anda lakukan tidak mengganggu Anda menyetir, ya!

Peregangan otot secara rutin dapat membantu memperlancar aliran darah ke otak. Hal ini terbukti dapat mengurangi rasa mengantuk yang Anda alami.

3. Pilih Waktu Berkendara 

Tubuh Anda sudah terbiasa dengan pola tidur yang kurang lebih sama setiap harinya. 

Makanya, pastikan untuk tidak berkendara mendekati waktu tidur Anda.

Apabila harus berkendara di waktu seharusnya beristirahat, Anda akan lebih mudah merasa ngantuk.

Jika mau tak mau mesti berkendara di waktu itu Anda mesti mengatur ulang pola tidur beberapa hari sebelumnya. 

Hal ini bertujuan agar tubuh Anda untuk menyetir kendaraan dengan aman.

4. Menyetir Jarak Jauh, Jangan Sendirian

Jika jarak yang akan ditempuh terlalu jauh, sangat tidak disarankan untuk menyetir sendirian. Artinya, Anda butuh teman untuk menemani waktu-waktu berkendara.

Dengan adanya orang itu, Anda jadi memiliki teman untuk berbicara selama berkendara. 

Selain itu, ketika Anda mulai merasa lelah atau mengantuk, teman Anda mungkin dapat membantu dengan bergantian menyetir.

5. Konsumsi Camilan, tapi Jangan yang Manis

Ketika bepergian dengan mobil, sebagian orang membeli makanan kecil sebagai bekal untuk mengemudi. 

Ternyata, mengunyah camilan memang cukup ampuh untuk mengusir rasa kantuk saat berkendara.

Ada pun camilan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat berkendara, yaitu kacang-kacangan. Sebab, kadar gula darah dan insulin Anda akan tetap stabil setelah mengonsumsi makanan ini.

Pastikan untuk menghindari makanan manis atau mengandung gula tinggi, seperti kue kering. 

Bukannya “melek”, mengunyah camilan yang tinggi gula seperti itu justru berpotensi meningkatkan rasa kantuk.

6. Konsumsi Makanan atau Minuman Asam

Mengonsumsi makanan atau minuman asam dapat membantu Anda untuk tetap segar saat berkendara. 

Rasa asam yang masuk ke dalam mulut Anda dapat menghilangkan rasa kantuk yang dialami.

7. Minum Kopi, Teh, atau Soda Rendah Gula

Selain camilan, minuman yang bisa Anda konsumsi untuk mencegah ngantuk saat berkendara adalah kopi, teh, dan soda. 

Meski ketiganya kurang menyehatkan bila dikonsumsi berlebihan, tapi kafein yang terkandung di dalamnya dapat mengusir rasa kantuk selama beberapa jam ke depan.

Faktanya, kafein dalam kopi atau soda dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin. Hal ini dapat membangkitkan semangat dan mempercepat detak jantung. 

Namun, kafein juga bisa membuat Anda ingin buang air kecil terus-menerus karena sifat diuretiknya yang meningkatkan produksi urine.

8. Mengobrol dan Putar Radio atau Musik

Saat rasa kantuk menyerang, akan lebih baik jika Anda mengobrol dengan orang-orang lain yang berada di dalam mobil. Bicarakanlah hal-hal yang menarik, sehingga perhatian Anda tidak lagi terfokus pada rasa kantuk.

Jika kebetulan tidak ada penumpang, Anda dapat menyetel radio atau musik dengan volume yang cukup keras. Tapi, hati-hati, jangan sampai mendengarkan musik justru membuat konsentrasi Anda dalam menyetir terganggu.

Membuka kaca jendela juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan mengusir rasa kantuk. Sebab, telinga Anda tidak akan pernah berhenti mendengar suara mobil berjalan.

9. Perhatikan Posisi Duduk saat Berkendara

Posisi duduk yang salah dapat membuat Anda merasa lebih mudah lelah. Hal ini juga memicu Anda untuk menjadi lebih mudah mengantuk. 

Makanya, menyetirlah dengan posisi duduk yang benar. Upayakan pula agar Anda memiliki jok kursi yang nyaman ketika berkendara.

10. Minum Obat Sebelum atau Saat Berkendara, Dilarang!

Mengonsumsi obat-obatan, seperti obat antimabuk kendaraan, obat flu, obat alergi, ataupun obat pereda nyeri biasanya dapat menimbulkan efek kantuk. 

Sebab, kondisi yang diatasi obat-obatan tersebut memang membutuhkan istirahat lebih banyak agar cepat sembuh.

Jika kondisi memang sedang tidak fit, jangan paksakan diri untuk menyetir. Mintalah orang lain untuk mengemudi, agar Anda punya waktu untuk menetralkan efek samping obat-obatan di atas. 

Apabila memang tidak ada penggantinya, minumlah obat saat sampai di tempat tujuan atau sebelum mengistirahatkan diri di rest area.

 Air Minum yang Cukup

Demikian tips mencegah ngantuk saat nyetir yang dapat Anda terapkan. 

Untuk meminimalkan risiko kecelakaan, Anda juga wajib memeriksakan kondisi kendaraan, seperti kecukupan bahan bakar, keadaan ban, mesin, rem, dan lainnya.

Tetap atur kecepatan kendaraan Anda. 

Hal terakhir dan yang tak kalah penting, mencukupi kebutuhan air minum agar Anda tidak dehidrasi.

sumber\foto | klikdokter

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini