Ibu Cacat Diperkosa Tetangga Mabuk, Anak Gorok Kepala Pelaku Hingga Putus

Editor: kairos author photo

 

ilustrasi pemerkosaan. foto | tribunbali

KAIROS - MESKI sejak lama memendam sakit hati pada korban, pelaku tak pernah bertindak kasar pada korban. Pelaku juga tak pernah melakukan percobaan pembunuhan pada korban sebelumya.

“Sebelumya tersangka ini tak pernah melakukan percobaan penusukan atau pembunuhan pada korban. Aksi yang menyebabkan korban tewas itu yang pertama,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda, Jumat (17/12/2021).

Namun, ditegaskan Adrian, aksi penusukan memang direncanakan sebulan sebelumnya. Selain sudah menyiapkan Kapak, hari itu pelaku juga mengintai keberadaan korban.

“Memang memenuhi unsur pembunuhan berencana,” terang Adrian. 

Menurut Adrian selama ini pelaku berperilaku baik. 

“Di sekolah juga normal-normal saja, seperti anak lain,” pungkas Adrian.

Riyan sendiri mengaku bunuh korban, Yasin (49), karena sakit hati. 

Sakit hati itu, kata Riyan karena dia diberitahu beberapa orang bahwa ibunya pernah diperkosa korban saat dia masih bocah ditambah lagi saat dia buka pintu rumah dia melihat sendiri ibunya lagi diperkosa, sakit hati untuk dia pendam sejak lama hingga menjadi dendam kesumat. Hingga dia pun melampiaskan dendam dengan menusuk korban hingga tewas.

Diketahui, Korban Yasin Fadilah (49), warga Desa/Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan tewas usai ditusuk pelaku pukul 11.30 WIB. 

Korban meninggalkan kepala terpisah dari leher pelaku lalu kabur. 

Korban tewas seketika. Pelaku berhasil dibekuk polisi di Mojokerto saat naik bus menuju Kediri, sehari setelah peristiwa mengenaskan itu.

sumber\foto | detik\TRIBUNBALI

reporter | mey

Share:
Komentar

Berita Terkini