Terompet Tahun Baru Bisa Tularkan Penyakit, Benarkah?

Editor: kairos author photo

 

Terompet tahun baru. foto | klikdokter

kairos - Terompet dikabarkan dapat menyebabkan penularan beragam penyakit. Berikut bahaya berbagi meniup terompet dengan orang lain. Salah satu tradisi pergantian tahun baru dan ditemukan di berbagai belahan dunia adalah meniup terompet. Namun, ada bahaya kesehatan yang mengintai saat meniup dan berbagi terompet bersama teman.

Memasukkan ujung terompet ke dalam mulut merupakan pintu masuk bagi virus untuk menginfeksi satu orang ke orang lainnya. Apa saja bahaya atau penularan penyakit akibat meniup terompet?

1. Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)

Salah satu infeksi yang paling dapat terjadi akibat berbagi terompet adalah ISPA. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri.

Misalnya, jika seseorang mengalami pilek dan berbagi terompet bersama temannya. Orang yang sakit akan dengan mudah menularkan penyakitnya melalui berbagi terompet dengan orang sehat. Pilek merupakan salah satu infeksi yang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. COVID-19

Dengan meniup atau berbagi pinjam terompet dengan orang lain, Anda memiliki risiko untuk terinfeksi COVID-19. Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-COV-2 ini dapat menyerang saluran pernapasan atas, seperti sinus, hidung, tenggorokan, maupun trakea dan paru-paru.

COVID-19 dapat menyebabkan sesak napas, namun terkadang tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, COVID-19 berpotensi menular tanpa terlihat adanya gejala sakit pada penderitanya.

3. Tuberculosis (TBC)

Salah satu bahaya akibat berbagi terompet adalah tuberculosis. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.

Meski ditularkan melalui droplet tak kasat mata, infeksi tuberculosis dapat menyerang saluran pernapasan.

Bahkan, infeksi ini dapat menyerang otak maupun tulang belakang yang mampu mengakibatkan disabilitas.

4. Pneumonia

Droplet dari orang yang mengidap pneumonia akan mudah menular ketika terdapat media yang ditiup bersama, misalnya seperti terompet. Pneumonia merupakan peradangan di kantung-kantung udara paru atau disebut alveoli.

Pneumonia bisa diakibatkan virus maupun bakteri. Ketika mengalami pneumonia, alveoli akan berisi nanah yang mengakibatkan seseorang sulit untuk bernapas.

5. Herpes

Salah satu jenis infeksi yang dapat menular melalui kontak seperti meniup satu terompet bersama adalah herpes simpleks.

Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), terutama HSV 1. Herpes dapat menimbulkan luka nyeri dan gatal di sekitar mulut, demam, nyeri kepala, kelelahan, tidak nafsu makan, dan pembengkakan kelenjar limfa.

Agar terhindar dari beberapa penyakit di atas, sebaiknya hindari berbagi atau saling meminjam terompet tahun baru. Anda juga bisa melindungi diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Kebiasaan tersebut akan menurunkan paparan terhadap cairan tubuh yang dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, terapkan beberapa hal seperti:

> Hindari kontak erat dengan orang yang sedang sakit.

> Bersihkan secara rutin beberapa alat yang sering disentuh banyak orang, seperti remote TV, AC, telepon rumah maupun telepon genggam, serta gagang pintu.

> Tutupi hidung dan mulut anda dengan masker, apabila sedang sakit.

> Beristirahat di rumah apabila sedang sakit, untuk mencegah penularan terhadap orang lain, maupun membuat diri anda semakin lambat pulih.

sumber\foto | KlikDokter

reporter | yey

artikel asli

Share:
Komentar

Berita Terkini