4 Penyebab Kucing tak Mau Makan, Nih Cara Mengatasinya

Editor: kairos author photo

 

Ragam faktor penyebab kucing tidak mau makan. foto | thedailycat

kairos - KUCING tidak mau makan bukan hal sepele yang bisa diabaikan sehingga harus dicari penyebabnya. Terkadang, hewan peliharaan seperti kucing memang suka rewel untuk urusan makan. 

Salah asupan akan membuatnya diare, tetapi terlalu banyak makan akan membuat kucing sakit. 

Namun, masalah yang sebenarnya bisa menjadi serius ketika kucing tidak mau makan.

Sebenarnya, pemilik hewan peliharan jenis apapun bisa merasa khawatir jika mendadak melihat hewan peliharaan mereka seperti kucing tidak mau makan. 

Terlebih, kucing tidak mau makan dinilai lebih bahaya dibandingkan hewan peliharaan lain yang tidak mau makan.

Dalam Referensi Kedokteran Hewan WebMD dijelaskan jika hewan tidak makan cukup, mereka harus mengandalkan cadangan lemak untuk energi. 

Sebelum lemak yang disimpan dapat digunakan untuk bahan bakar, lemak harus diolah oleh hati. 

Langkah ini membutuhkan pasokan protein yang cukup.

Kucing tidak mau makan akan mengalami penurunan berat badan secara cepat, persediaan protein akan segera habis dan hati menjadi kewalahan karena harus mengolah semua lemak. 

Ini menghasilkan kondisi berbahaya yang dikenal sebagai lipidosis hati, yang dapat menyebabkan gagal hati.

Penyebab Kucing tak Mau Makan

Biasanya, kucing tidak mau makan merupakan tanda satu penyakit. Konsultasi dengan dokter hewan adalah cara terbaik mengatasi kucing tidak mau makan.

Semakin cepat menanggapi masalah, kamu akan semakin mampu membantu menyelesaikan masalah. Sebelumnya, kamu perlu mengetahui beberapa penyebab kucing kehilangan nafsu makan seperti berikut.

1. Sakit

Kehilangan nafsu makan adalah salah satu indikator utama bahwa ada sesuatu yang salah. Jadi, pastikan untuk memerhatikan jika kucing tiba-tiba mogok makan.

Sejumlah kondisi berbeda mungkin menjadi penyebabnya, termasuk infeksi, gagal ginjal, pankreatitis, masalah usus, dan kanker. Namun, penyakit yang tidak serius juga bisa bikin kucing tidak mau makan, salah satunya sakit gigi.

2. Vaksinasi

Apakah kamu sadar kucing tidak mau makan saat setelah vaksinasi rutin? Jika begitu, mungkin alasan kucing tidak mau makan karena reaksi negatif terhadap suntikan.

Meskipun vaksin telah menjadi penyelamat hidup bagi jutaan hewan, vaksin menyebabkan efek samping pada beberapa hewan. Kehilangan nafsu makan adalah salah satu efek samping yang lebih umum, yang biasanya bersifat sementara dan ringan.

3. Perjalanan dan Perubahan Rutinitas

Seperti banyak orang, kucing juga hewan yang butuh beradaptasi. Jadi perubahan rutinitas bisa mengakibatkan kucing stres hingga hilangnya nafsu makan.

Selain itu, kamu perlu tahu bahwa beberapa hewan mengalami mabuk perjalanan saat bepergian dengan mobil atau pesawat. 

Hal ini dapat menyebabkan kucing mual / muntah dan kucing tidak mau makan.

4. Keresahan atau Masalah Psikologis

Jika dokter hewan telah menentukan bahwa kucingmu tak sakit secara fisik, kecemasan atau depresi bisa menjadi alasan kucing tidak mau makan. Perubahan kondisi rumah atau keluarga dapat mengganggu kucing yang sensitif.

Terkadang orang baru atau perubahan jadwal yang sudah dikenal dapat memengaruhi kesejahteraan emosional kucing. Atau, kucing bisa jadi pemakan yang rewel atau pemilih.

Ingatlah, biasanya kucing membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan jenis makanan baru, jadi perubahan pola makan baru-baru ini bisa menjadi penyebab kucing tidak mau makan.

Mengatasi kucing tidak mau makan bisa dilakoni setelah mengetahui penyebab mereka kehilangan nafsu makan.

Perawat kedokteran hewan berlisensi, Adrienne Kruzer RTV, LTV melalui The Spruce Pets mengatakan bahwa terdapat beberapa cara untuk mengatasi kucing tidak mau makan, yaitu:

1. Diuap

Jika penyakit pernapasan bagian atas telah menyebabkan kucing sesak dan tidak dapat mencium bau makanannya, bantu kucing untuk membersihkan saluran hidungnya. Bawalah kucing ke kamar mandi yang beruap atau jika bisa, taruh larutan garam di lubang hidungnya.

Proses ini mampu memecah kotoran hidung dan membantu kucing bernapas dengan mudah sehingga dia bisa mencium bau makanannya lagi.

2. Makanan

Sesuaikan makanan basah untuk membujuknya agar makan lagi. Cobalah memanaskan makanan kucing atau tuna basah dingin selama beberapa detik di dalam microwave. 

Kamu juga bisa menawarkan makanan anak kucing kalengan, tuna kalengan atau ayam kalengan untuk merangsang nafsu makan hewan peliharaan.

3. Eksperimen Makanan

Bereksperimenlah dengan memilih rasa, tekstur atau bentuk makanan yang berbeda untuk makanan kucing di rumah. Buat makanan kucing dari bahan-bahan segar. Bisa jadi, kucing peliharaan lebih menyukai bahan-bahan yang segar dari resep yang dibuat di rumah.

4. Perhatikan Bahan Makanan Kucing

Kamu juga bisa melihat apakah ada perubahan formula atau bahan makanan kucing yang selama ini dikonsumsi. Perubahaan itu bisa memengaruhi rasa makanan kucing. Biasanya informasi itu  dicantumkan di kemasan sebagai "rasa baru dan lebih baik".

Kamu bisa pula hubungi perusahaan makanan dan tanyakan. Kamu mungkin perlu mencari makanan favorit baru untuk kucing peliharaan di rumah.

Kruzer menyarankan untuk memberikan vitamin B12 kepada kucing. Vitamin ini biasanya digunakan untuk kucing yang mengalami masalah pencernaan.

Vitamin juga dijual bebas dalam bentuk berbagai formula atau bisa berupa suntikan yang diberikan dokter hewan. Ini adalah vitamin yang larut dalam air dan tidak berbahaya yang berpotensi meningkatkan nafsu makan kucingmu. Meski begitu, langkah paling aman saat melihat kucing tidak mau makan adalah dengan segera membawanya ke dokter hewan.

Amati Prilaku Kucing tak Mau Makan

Untuk mengatasi kucing tidak mau makan, kamu bisa mengamati prilaku kucing di rumah. 

PetMD diwakili dokter hewan dari Virgina, Jennifer Grota, DVM mengatakan, kucing merupakan spesies yang cukup pandai bersembunyi saat kesakitan atau tidak enak badan. 

Akhirnya, penting untuk memperhatikan setiap perubahaan dan kebiasaan kucing di rumah, Kamu terutama dalam hal makan.

Hubungi dokter hewan jika anak kucing di rumah tidak mau makan selama satu hingga dua hari atau jika kucing dewasa belum makan dalam dua hari. 

Kucing dewasa, terutama yang kelebihan berat badan, dapat mengembangkan penyakit serius yang disebut lipidosis hati jika mereka berhenti makan, jadi tindakan segera sangat penting.

Jika kucing Tidak mau makan dan juga mengalami muntah, diare, lesu, kesulitan bernapas, segera bawa ke dokter hewan. 

Ada banyak perawatan untuk kucing yang kehilangan nafsu makan.

Dalam beberapa kasus, kucing tidak mau makan bisa diobati dengan antibiotik. Namun, dalam kasus lain terkait kucing tidak mau makan membutuhkan penanganan yang lebih serius dari sekadar obat antibiotik.

dr Grota mengatakan beberapa kasus tentang kucing tidak mau makan yang disebabkan penyakit serius perlu penanganan seperti pembedahan, terapi cairan, dan rawat inap. 

Sementara untuk beberapa kasus ringan bisa diatasi dengan menggunakan obat untuk mengatasi mual yang bisa merangsang nafsu makan atau mengubah pola makan.

Jika dokter hewan menyatakan bahwa kucing sehat, hanya pemilih makanan, ikuti tips berikut:

> Cobalah memberi makan makanan kucing dengan tekstur, rasa, atau bentuk yang berbeda, dan pastikan untuk menghangatkan makanan basah jika telah didinginkan.

> Belilah makanan kering sebanyak yang akan dimakan kucing dalam sebulan, karena beberapa makanan akan basi atau tengik jika kemasannya telah dibuka selama lebih dari sebulan.

> Yang terbaik adalah mengetahui kebiasaan normal kucing peliharaan untuk melihat tanda-tanda tak biasa, seperti tidak mau makan. Dengan begitu, kamu bisa tahu kapan harus mencari bantuan.

Nah, itu dia penyebab dan juga cara menanggulangi kucing tidak mau makan. Pastikan kamu juga melakukan konsultasi dengan dokter hewan, ya! Semoga bermanfaat.

reporter | yey

sumber\foto | orami\thedailycat

Share:
Komentar

Berita Terkini