Cek No 16... Cara Hilangkan Tahi Lalat Secara Alami

Editor: kairos author photo

 

foto ilustrasi | tribunnews

kairos - KAMU merasa terganggu dengan tahi lalat di area tubuh yang tak diinginkan? Berikut ini tips menghilangkan tahi lalat dengan bahan alami yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Sekadar diketahui, tahi lalat merupakan gangguan pigmen kulit yang dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja. Dilansir dari Healthline, kebanyakan orang memiliki 10 sampai 40 tahi lalat di satu area di kulit mereka. 

Tahi lalat sebenarnya bukanlah kondisi yang mesti dikhawatirkan. 

Namun, jika Anda merasa tidak nyaman atau terganggu karenanya, menghilangkan tahi lalat adalah solusinya.

Lantas bagaimana cara mengilangkan tahi lalat itu? 

Berikut beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk membantu memudarkan tahi lalat yang hanya berwarna kehitaman, kecil, dan tidak menonjol:

1. Gula Pasir dan Lemon

Anda bisa mencampurkan gula pasir dan lemon untuk membantu memudarkan tahi lalat berukuran kecil.

Gula pasir dan lemon bisa dijadikan sebagai scrub untuk tahi lalat Anda.

2. Bawang Putih

Cara mengatasi tahi lalat berikutnya adalah dengan mengoleskan bawang putih pada tahi lalat. 

Bawang putih memiliki kandungan antioksidan yang mampu menyamarkan kehitaman pada tahi lalat.

3. Cuka Apel

Untuk menghilangkan tahi lalat secara alami, caranya bisa dengan mengoleskan cuka apel. 

Cuka apel memiliki sifat proteolitik, yang memecah rantai molekul protein. Makanya, cuka apel dapat menghilangkan tahi lalat secara bertahap.

Kendati begitu, mengoleskan cuka apel ke kulit dapat meningkatkan risiko iritasi. 

4. Madu

Madu juga bisa mencerahkan dan mengatasi masalah kehitaman pada kulit yang disebabkan tahi lalat.

Kandungan antioksidan dan antiradang di dalam produk lebah ini mampu membuat tahi lalat memudar dalam beberapa hari apabila dioleskan secara rutin.

5. Lidah Buaya

Tahi lalat ternyata bisa dihilangkan dengan menggunakan lidah buaya.

Sebelum menggunakan lidah buaya untuk menghilangkan tahi lalat, penting untuk tes alergi terlebih dulu. 

Tujuannya, memastikan apakah kulit Anda alergi terhadap kandungan di dalam lidah buaya atau tidak. 

6. Tea Tree Oil

Tea tree oil adalah minyak alami yang memiliki sifat antimikroba dan antiradang. Oleh sebab itu, penggunaan minyak ini bisa menjadi cara menghilangkan tahi lalat di wajah.

Mengoleskan tea tree oil beberapa kali sehari di area yang terdapat tahi lalat kecil diyakini dapat membuatnya memudar. 

Namun, berhati-hatilah saat menggunakan tea tree oil karena bisa menimbulkan efek keracunan apabila tertelan.

7. Minyak Biji Rami

Beberapa penelitian yang terangkum di NCBI menyatakan bahwa minyak biji rami memiliki khasiat untuk membantu penyembuhan luka dan gangguan kulit lain sejenisnya. 

Selain itu, minyak ini juga disinyalir memiliki kandungan yang mampu menghilangkan bintik hitam serta noda, termasuk tahi lalat berukuran kecil. 

8. Iodine

Iodine dapat mengelupas tahi lalat dalam beberapa minggu karena ada kandungan yodium di dalamnya. 

Namun, Iodine dapat membakar kulit. Makanya, kamu perlu mengoleskan petroleum jelly di area tahi lalat yang hendak dihilangkan untuk mencegah kulit terbakar. 

Selain itu, iodine juga beracun. Jadi, berhati-hatilah saat memakainya. Jangan diaplikasikan ke kulit yang terluka. 

9. Minyak Oregano dan Jarak

Mengoleskan campuran minyak atsiri oregano dan minyak jarak secara rutin selama beberapa minggu dapat membantu menghilangkan tahi lalat berukuran kecil dan tidak menonjol. 

10. Kentang

Kentang diduga memiliki efek pemulihan alami. Karenanya, kentang bisa menjadi penghilang tahi lalat.

Walaupun tidak dapat menghilangkan tahi lalat sepenuhnya, jenis umbi-umbian ini dapat membantu memudarkannya seiring waktu. 

11. Kulit Pisang

Di dalam kulit pisang terdapat beberapa kandungan enzim dan asam, yang disinyalir dapat membantu menghilangkan tahi lalat. 

Manfaat lainnya dari kulit pisang adalah dapat menjadi pelembap bagi kulit. 

12. Minyak Frankincense 

Jika dioleskan secara rutin, minyak frankincense akan membuat tahi lalat kering, mengelupas, dan menghilang.

Agar aman dan hasilnya lebih optimal, Anda dapat terlebih dulu mencampurkannya dengan minyak almond dan minyak kelapa sebelum diaplikasikan ke tahi lalat. 

13. Minyak Jarak dan Baking Soda

Mencampurkan minyak jarak dan baking soda akan menciptakan salep yang dianggap dapat menghilangkan tahi lalat selama beberapa minggu. 

14. Minyak Kelapa

Belum ada penelitian terkait cara menghilangkan tahi lalat menggunakan minyak ini. Namun, beberapa orang percaya minyak kelapa akan mengurangi ukuran tahi lalat jika diterapkan setiap hari.

Meski begitu, minyak kelapa dapat membantu mengatasi masalah kulit lainnya.

15. Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida juga bisa membantu menghilangkan tahi lalat saat dioleskan ke kulit.

Anda tertarik menggunakannya? Cukup oleskan tiga hingga empat kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

16. Kunyit dan Tablet Vitamin C

Vitamin C dapat membantu meminimalkan munculnya tahi lalat, sedangkan kunyit membantu dalam proses penyembuhan kulit.

Hancurkan tablet vitamin C, lalu campur bubuk ini dengan bubuk kunyit. Oleskan ke tahi lalat dan biarkan mengering secara alami selama 15-20 menit. Kemudian bilas dengan air.

17. Daun Ketumbar

Daun ketumbar memiliki sifat astringen dan dapat membantu mengurangi munculnya tahi lalat.

Tumbuk daun ketumbar, oleskan ke tahi lalat, tunggu selama 15 menit, kemudian bilas.

18. Kembang Kol

Ekstrak jus kembang kol tinggi vitamin C, sehingga dapat membantu mengeringkan tahi lalat dan memudarkan tampilannya.

19. Jeruk Bali

Ekstrak biji jeruk bali adalah zat yang dapat membantu menghilangkan tahi lalat. Jeruk bali juga mengandung antioksidan seperti vitamin E yang bisa membuat kulit Anda lebih sehat.

Beberapa cara menghilangkan tahi lalat itu mungkin hanya efektif untuk sebagian orang. 

Artinya, efek yang Anda rasakan mungkin akan berbeda dengan orang lain yang mencoba metode serupa.

Jika Anda memiliki tahi lalat yang berubah bentuk, ukuran, warna, atau mudah berdarah, disarankan periksakan segera ke dokter kulit. Bisa jadi tahi lalat berkembang ke arah keganasan atau kanker kulit. Tapi semoga tidak, ya!

sumber\foto | klikdokter\tribunnews

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini