Ssst... Minum Kopi, Kurangi Risiko Kanker Prostat

Editor: kairos author photo

  

Dari penelitian menyebut, kopi tak perlu disaring. Dikonsumsi jangan berlebihan. foto ilustrasi | pixabay

kairos - ADA yang tak kenal kopi? Ya, kopi salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Minuman ini diminati karena efeknya yang membuat tubuh segar dan daya konsentrasi meningkat.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu soal manfaat tersembunyi kopi bagi pria, yakni untuk menurunkan risiko kanker prostat. Setidaknya hal ini sudah didukung beberapa penelitian.

Sekadar diketahui, prostat salah satu organ yang terdapat pada sistem reproduksi pria. Fungsinya adalah untuk menghasilkan cairan prostat, yang penting untuk melindungi sperma.

Diketahui pula, terdapat beberapa faktor risiko kanker prostat, di antaranya usia, riwayat kanker pada keluarga, dan etnis tertentu. Faktor-faktor lain seperti kegemukan, hormon, dan diet juga berhubungan. Duh!

Manfaat Kopi untuk Cegah Kanker Prostat

Berbagai penelitian yang telah dilakukan di seluruh dunia menemukan, kopi dapat menurunkan risiko kanker prostat sebanyak 9% jika dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi.

Penelitian ini menyatakan, setiap cangkir kopi yang dikonsumsi dapat menurunkan risiko sebanyak 1%.

Manfaat kopi untuk pencegahan kanker prostat tak lepas dari kandungan di dalamnya. 

4 Zat yang Terkandung dalam Kopi

Ada 4 zat utama dalam kopi yang mampu menurunkan risiko kanker prostat. Keempat zat ini bersinergi memberikan efek positif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat.

Keempat zat itu, antara lain:

> Kafein di dalam kopi dapat menekan pertumbuhan sel tumor.

> Cafestol 

> kahweol. Antara cafestol dan kahweol, kedua zat ini memiliki efek antikanker.

> Asam klorogenik. Asam klorogenik memiliki efek antioksidan pada tubuh.

Jangan Minum Kopi Berlebihan

Walaupun konsumsi kopi bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker prostat, hal ini tidak serta-merta menjadi alasan bagi Anda untuk mengonsumsinya secara berlebihan. 

Perlu Anda ingat, kopi juga bersifat asam. Minum kopi terlalu sering tidak baik untuk tubuh, terutama bagi lambung.

Gejala yang akan muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi kopi, yaitu irama jantung menjadi berdebar-debar, bahkan kejang.

Cara mencegah kanker prostat dengan konsumsi kopi dengan minum kopi tidak melebihi dua cangkir per hari.

Selain kuantitas, cara penyajian kopi pun menjadi salah satu faktor yang tidak boleh luput dari perhatian.

Orang yang mengonsumsi kopi dengan diseduh dikatakan memiliki risiko kanker prostat lebih rendah, dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi kopi yang telah disaring dengan filter.

Hal ini dikarenakan zat yang bertugas melawan kanker tertahan di filter itu dan tidak masuk ke dalam cangkir kopi.

Bila ingin menurunkan risiko kanker prostat, konsumsilah kopi sewajarnya. Selain itu, pilih kopi yang rendah kadar asamnya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lambung.

Jika kamu terbiasa minum kopi manis, cobalah untuk mengganti gula dengan gula rendah kalori guna menjaga keseimbangan kadar gula darah dalam tubuh.

Begitulah penjelasan seputar konsumsi kopi yang bisa menurunkan risiko kanker prostat. Untuk mendapatkan manfaat maksimalnya, minumlah kopi dalam batas wajar atau tidak lebih dari dua cangkir per hari. Semoga info ini bermanfaat.

sumber\foto Klikdokter \ pixabay

reporter | yey

asli

Share:
Komentar

Berita Terkini