Bahaya Anak Kalau Ngedot Sambil Tiduran

Editor: kairos author photo

 

Tidak dianjurkan ngedot susu sambil tiduran. foto | kumparan

kairos - MEMBERIKAN susu botol kepada bayi dalam posisi tidur tidak dianjurkan. Pasalnya berisiko tersedak sampai infeksi telinga. Baca selengkapnya, biar kita lebih faham.

Sekadar diketahui, bayi menyusu sambil tiduran mungkin menjadi hal biasa yang kita lihat sehari-hari. Malah, hal ini kadang dijadikan kebiasaan sebagai pengantar tidur. 

Ya, bayi umumnya lebih mudah terlelap bila menyusu sambil tiduran. Terkadang kondisi ini juga bisa menjadi kesempatan singkat bagi ibu untuk beristirahat sejenak.

Sayangnya, ada bahaya bayi menyusu sambil tiduran yang dapat mengintai. Kebiasaan ini bisa mendatangkan risiko yang berat bahkan kematian. 

Agar lebih paham lagi, simak pembahasan seputar bahaya minum susu sambil tidur pada bayi berikut ini.

Bahaya Bayi Menyusu Sambil Tiduran

Jangan sampai kebiasaan bayi suka minum susu sambil tiduran dilanjutkan di rumah. Simak daftar efek buruk minum susu sambil tidur:

1. Bayi Berisiko Tersedak

Kerongkongan tempat lewatnya makanan berada bersebelahan dengan saluran napas. Akibatnya, susu dapat memasuki saluran napas dan menyebabkan sumbatan pada jalan napas. 

Hal ini merupakan kondisi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

2. Menciptakan Kebiasaan Tidur yang Kurang Baik

Menyusu sambil tiduran sering diakhiri dengan terlelapnya bayi di tempat tidur. Bila bayi terbiasa tidur dengan menyusu, dia tidak terlatih untuk tidur secara mandiri. 

Sebaiknya bayi dibiasakan untuk ditidurkan setelah proses pemberian susu selesai. Lalu, letakkan bayi tanpa dot susu menempel di mulutnya. 

3. Merusak Gigi

Bila bayi terlelap dengan masih ada cairan susu yang mengalir ke mulutnya, maka gula susu akan menempel di gigi. 

Lama-kelamaan gula menempel yang tidak dibersihkan sebelum tidur ini dapat dibusukkan oleh bakteri di dalam mulut dan terbentuk asam. Asam akan merusak lapisan gigi dan menyebabkan terjadinya lubang di gigi.

4. Kehilangan Momen Koneksi dengan Bayi

Menyusu dapat menjadi momen kita berkoneksi dan menatap mata bayi. Kegiatan ini bermanfaat agar dapat berinteraksi dan menunjukkan kita memberikan perhatian penuh untuk sang bayi. 

Membiarkan bayi minum susu dot sambil tidur dapat membuat kita melewatkan momen berharga tersebut.

5. Risiko Minum Susu Berlebihan

Ketika minum susu sambil tiduran sementara kemampuan bayi untuk menggerakkan lehernya masih terbatas, ia dapat tanpa sengaja meminum susu berlebihan. 

Hal ini terjadi karena bayi belum dapat menghentikan proses meminum susu secara mandiri. Akibatnya, dapat timbul masalah pencernaan seperti perut kembung, refluks, hingga muntah. 

Ubah Kebiasaan Bayi

Kebiasaan bayi minum susu botol sambil tiduran tergolong sulit diubah. Namun, Anda tetap dapat mencegah terjadinya risiko-risiko tadi dengan langkah berikut:

1. Sanggah Kepala Bayi dengan Bantal

Menyanggah kepala bayi dengan bantal hingga posisi setengah duduk memungkinkan cairan dari dalam botol tetap mengalir ke saluran cerna. Meninggikan sedikit kepala bayi mencegah masuknya susu ke saluran napas bayi.

2. Gantikan Kenyamanan Dot dengan Hal Lainnya

Anak mungkin sudah mendapatkan kenyamanan tersendiri dari ngedot sambil tiduran. Untuk mengubahnya, Anda dapat memberikan kenyamanan pengganti kepada anak, misalnya alunan musik yang menenangkan atau boneka kesayangan.

3. Selalu Awasi Bayi yang sedang Minum Susu

Untuk menghindari masalah pencernaan bayi karena terminum susu secara berlebihan, ada baiknya untuk menemani bayi yang sedang minum susu. 

Bila bayi sudah terlihat tidak nyaman atau porsi susu sudah sangat melebihi porsi biasanya, ada baiknya ibu menghentikan proses menyusui.

Momen ini juga bisa menjadi pembentuk koneksi antara ibu dan bayi. Dengan bertatapan mata dan berinteraksi, maka ibu sudah menciptakan koneksi dengan bayi. 

Semakin banyak koneksi yang terbentuk, maka ikatan emosional bayi dan ibu bisa semakin erat.

4. Menyelesaikan Proses Menyusu Sebelum Menidurkan Bayi

Agar tidak ada kerusakan gigi karena sisa susu, sebaiknya area gigi bayi dibersihkan terlebih dahulu setelah minum susu. 

Untuk bayi kurang dari 6 bulan, gigi bisa dibersihkan dengan kasa yang diberi air hangat. Cara pembersihan tambahan bagi bayi di atas 6 bulan adalah meminum air putih setelah minum susu.

Itulah seputar bahaya minum susu sambil tidur pada bayi. Meskipun bayi suka minum susu sambil tiduran, bukan berarti kita dapat membiarkannya. 

sumber\foto | KlikDokter \ kumparan

reporter | yey

asli

Share:
Komentar

Berita Terkini