Jelang Puasa Tingkatkan Imun, Omicron Menular Lebih Cepat!

Editor: kairos author photo

 

Jelang puasa, kita harus meningkatkan imun tubuh mengingat Omicron masih mengintai. foto | klikdokter

kairos - RAMADHAN tinggal menghitung hari. Di bulan yang suci ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 13 jam lamanya.

Sama seperti tahun lalu, puasa di tahun ini masih harus dilewati berbarengan dengan virus corona. Namun, di tahun 2022 ini, virus corona telah berevolusi menjadi varian covid omicron.

Jenis varian ini menular lebih cepat. Karenanya, siapa pun berpotensi terjangkit, tak terkecuali orang-orang yang hendak menjalankan ibadah puasa.

Atas dasar itu, agar ibadah puasa bisa dijalankan dengan maksimal, penting bagi setiap orang untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal.

Tingkatkan Daya Tahan saat Puasa untuk Cegah Omicron

Puasa terbukti dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Aktivitas menahan lapar dan dahaga selama beberapa jam ini dapat secara efektif menjaga berat badan, menurunkan kadar gula darah, dan menstabilkan tekanan darah. 

Dengan sederet manfaat itu, orang-orang yang sedari awal mengalami obesitas, hipertensi, dan diabetes lebih mampu mengendalikan gejala penyakitnya. 

Tak hanya itu, berpuasa dengan baik dan benar juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan demikian, risiko Anda tertular penyakit berbahaya, seperti COVID-19 varian omicron, juga bisa diminimalkan.

Imun Booster untuk Lawan COVID-19 Omicron di Bulan Puasa

Agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga selama berpuasa, Anda mesti melakukan penyesuaian gaya hidup dan pola makan.

Artinya, Anda tidak boleh melewatkan waktu sahur. Di waktu ini, Anda pun mesti mengonsumsi asupan yang sehat dan bergizi seimbang. Batasi atau hindari asupan yang berasa asam, pedas, atau sangat tinggi lemak.

Selain itu, Anda juga mesti menghindari perilaku “balas dendam” saat berbuka puasa. Dengan kata lain, Anda tetap harus membatasi dan memperhatikan asupan yang dikonsumsi saat berbuka.

Tidak berhenti di situ, Anda juga mesti mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan minum air putih setidaknya 8 gelas atau 2 liter sehari.

Jika perlu, Anda pun bisa mengonsumsi suplemen kesehatan agar daya tahan tubuh selama berpuasa tetap terjaga. Salah satu suplemen yang bisa Anda pilih adalah Fituno.

Fituno suplemen herbal yang terbuat dari ekstrak tumbuhan echinacea, phyllanthus niruri (meniran), dan morindae (mengkudu). 

Kombinasi itu membuat Fituno mampu merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak antibodi, dan mengaktifkan sistem imun sehingga Anda tidak mudah terserang penyakit.

Anda bisa mengonsumsi Fituno sebanyak 2 kaplet sehari untuk mencegah penularan penyakit. Apabila sedang sakit, Anda pun bisa mengonsumsi Fituno sebanyak 2 kali 2 kaplet dalam sehari untuk mempercepat penyembuhan.

Jangan khawatir, Fituno sudah mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sehingga terjamin keamanannya selama dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

Jadi, sudahkah Anda minum Fituno hari ini? Jika belum, segerakan diri Anda untuk mengonsumsinya sesuai anjuran. 

Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh tetap terjaga sehingga risiko Anda tertular COVID-19 varian omicron bisa lebih minimal.

Mengonsumsi Fituno secara rutin dan teratur, Anda pun bisa tetap melakukan aktivitas sehari-hari dengan maksimal. Semoga info ini bermanfaat.

sumber\foto | KlikDokter

reporter | yey

asli

Share:
Komentar

Berita Terkini