Ini Syarat Terbaru Beli Pertalite, Orang Kaya tak Boleh?

Editor: kairos author photo

 

Kedepan pemerintah mengatur penggunaan pertalite. foto | dokumen kairos

kairos - PEMERINTAH berencana untuk mengatur kriteria konsumen bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 90 atau pertalite. Ke depan, konsumen dengan kendaraan mobil mewah dan plat merah dilarang membeli Pertalite.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi VII DPR Mulyanto.

"Upaya ini perlu harus segera diintensifkan di tingkat SPBU. Selain aturan teknisnya segera dikeluarkan BPH Migas atau Kementerian ESDM," ujarnya, Minggu (29/5/2022).

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) turut mengusulkan petunjuk teknis dan kriteria mereka yang berhak membeli Pertalite telah disampaikan ke Kementerian ESDM.

Direktur BBM BPH Migas, Alfon Simanjuntak mengatakan pihaknya sedang menunggu usulan yang disampaikan ke Kementerian ESDM. 

Dia juga belum bisa membeberkan soal kriteria penerima subsidi Pertalite dalam aturan itu.

"Semua usulan sudah naik, BPH menunggu. Belum bisa kami share," ujarnya.

Selain Pertalite, Simanjuntak juga menyebut pihaknya dengan Pertamina dan Kementerian ESDM sedang menggodok petunjuk teknis soal pembelian LPG 3 Kilogram. 

Namun dia juga belum bisa memberi informasi detail terkait hal ini. "Saat ini semua masih dalam proses."

Sebelumnya, Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan pihaknya masih menggodok revisi Peraturan Presiden(Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) beserta petunjuk teknis pembelian Pertalite.

"Benar, kami sedang memproses revisi Perpres 191/2014, khususnya yang terkait dengan konsumen pengguna, agar BBM bersubsidi bisa lebih tepat sasaran. Nanti akan diikuti dengan petunjuk teknisnya," jelas Erika, Selasa (24/5/2022).

Dia juga menjanjikan jika sudah tiba waktunya, maka pihaknya akan sosialisasikan aturan dimaksud. Erika menambahkan aturan itu kemungkinan akan berjalan 2-3 bulan ke depan.

"Diharapkan aturan ini berjalan pada dua sampai tiga bulan ke depan." 

sumber | cnbcindonesia

reporter | agung


Share:
Komentar

Berita Terkini