Pasangan Muda Nekat Jual Narkoba, Motifnya Apa?

Editor: kairos author photo

 

Pasangan muda yang nekat jual narkotika saat ''dipajang'' di Polres Tanjung Balai. foto | jurnalx

kairos - SEPASANG  suami isteri (pasutri) AP alias Andi (35) dan SA alias Tina (24) diduga penjual narkotika jenis shabu di Jalan Elang, Gang Mancis, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai-Sumatera Utara (Sumut). 

Mereka tak berkutik saat diamankan Tim Opsnal Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tanjung Balai, Sabtu (14/5/2022) siang sekitar pukul 13.00 Wib.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi SH, SIK, melalui Kasatres Narkoba AKP Reynold Silalahi mengatakan penangkapan pasutri tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan di Jalan Elang, Gang Mancis ada pasutri yang berjualan narkotika jenis shabu.

Usai ditelusuri, Sabtu (14/5/2022) siang sekitar pukul 13.00 Wib Tim Opsnal Satres Narkoba dipimpin Kanit Idik I Ipda H.A. Karo-karo  berhasil meringkus pelaku pasutri itu di rumahnya tersebut. Saat itu Pelaku Tina membuang sebuah tas kecil.

Melihat itu Tim Opsnal langsung mengamankan tas itu dan didalamnya ternyata ada 17 bungkus narkotika jenis shabu dengan rincian 4 buah plastik sedang bruto 10,12 Gram, 13 bungkus plastik kecil transparan bruto 6.19 gram sehingga total bruto 16,31 gram serta 1 bungkus plastik transparan berisikan narkotika jenis Ganja bruto 0,82 gram.

Tak cuma itu, Tim Opsnal juga menemukan tas sandang yang dipegang Tina yang di dalamnya uang hasil penjualan shabu sebesar Rp3 juta. 

Diinterogasi pelaku Andi mengaku shabu itu miliknya yang diperoleh dari seorang laki-laki inisial H.

“Shabu sebanyak 15 gram dengan harga Rp 7.500.000, kemudian dijual per paket oleh pelaku Andi dan kepada orang yang membeli lalu uang penjualan di simpan pelaku Tina,” jelas AKP Reynold.

Polisi menambahkan kedua pelaku mengaku sudah 5 bulan atau sejak awal bulan Januari 2022 menjual shabu dan shabu laku terjual setiap hari sekitar 3 gram dengan harga per paket Rp 50.000 dan Rp 100.000.

“Kedua pelaku sudah ditahan guna diproses dengan mempersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) subs pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun,” kata polisi.

sumber\foto | jurnalx

reporter | bram

asl!

Share:
Komentar

Berita Terkini