Telinga Kamu Bau Keluarkan Aroma tak Sedap, Mungkin Ini Penyebabnya

Editor: kairos author photo

 

Telinga yang bau busuk bisa disebabkan beberapa faktor. foto | klikdokter

kairos - TELINGA berbau busuk dan mengeluarkan cairan berwarna kuning atau bening, bisa menandakan suatu penyakit, loh. Simak apa saja penyebab telinga bau dan ber-air di sini.

Telinga bau busuk dan keluar cairan pasti bikin kamu tidak nyaman dan rasa percaya diri pun hilang begitu saja. 

Faktanya, telinga bau bisa menjadi tanda ada gangguan kesehatan pada area telinga. 

Penyebab telinga bau harus diungkap secara menyeluruh demi kesehatan organ pendengaran. Karena, penanganan yang terlambat dan tidak tepat bisa membahayakan salah satu indra penting ini. 

Makanya kenalilah beberapa penyebab telinga berair dan bau pada orang dewasa berikut ini.

1. Infeksi Telinga

Infeksi telinga tengah dan luar penyebab telinga mengeluarkan cairan bau yang paling umum. 

Biasanya infeksi dapat disertai dengan cairan nanah yang baunya menyengat dan bercampur serumen di telinga.

Infeksi bakteri adalah jenis infeksi yang kerap menyebabkan telinga bau pada orang dewasa maupun anak-anak. Baunya umumnya khas dan agak menusuk. Lalu, infeksi jamur di telinga pun sering memicu keluhan telinga bau.

Pemeriksaan telinga penting untuk memastikan kondisi infeksi. Setelah diagnosis adanya infeksi telinga sudah dipastikan, penderita akan diberikan obat antibiotik maupun antijamur telinga. Dengan begitu, keluhan telinga bau akan hilang.

2. Area Telinga Kurang Bersih 

Salah satu penyebab telinga bau adalah masalah higienitas di area telinga. Tidak melulu masalah kotoran di dalam lubang, area kulit depan dan belakang kuping telinga juga dapat menimbulkan aroma tidak sedap. Aroma ini bisa muncul dari keringat, minyak, debu, dan lain-lain. 

Kebersihan perlu diperhatikan dengan baik, khususnya di area kuping belakang telinga. Sebab, area ini memiliki lipatan kulit yang berpotensi menjadi tempat bersarangnya kuman dan kotoran. Area ini juga mudah terlupakan untuk digosok ketika mandi. 

Area dalam lubang telinga tidak perlu Anda bersihkan, baik menggunakan cotton bud ataupun alat lainnya. Sebab, kotoran telinga dapat keluar sendiri dan umumnya tidak kasat mata. 

Membersihkan bagian dalam telinga dengan cotton bud justru bisa membuat kotoran telinga masuk lebih dalam. Duh!

3. Kolesteatoma

Penyebab telinga bau berikutnya, kolesteatoma. Kolesteatoma merupakan kondisi ketika terjadi pertumbuhan sel kulit yang tidak normal di area telinga tengah. Namun, pertumbuhan sel pada kolesteatoma tidak berpotensi menjadi kanker.

Seiring waktu, kondisi kolesteatoma bisa berkembang dan membuat kerusakan pada jaringan telinga serta tulang tengkorak di area sekitarnya. 

Di stadium awal, keluhan dapat berupa keluarnya cairan berbau busuk dari telinga. Lambat laun, ada rasa tekanan atau nyeri di belakang telinga serta pendengaran terasa berkurang.

Kolestetoma biasanya disebabkan infeksi telinga tengah berulang. 

Selain itu, kolestetoma bisa juga disebabkan kelainan bawaan lahir. Pertumbuhan kolesteatoma bisa memengaruhi pendengaran, keseimbangan tubuh, dan fungsi otot-otot wajah.

4. Benda Asing di Telinga

Ini penyebab telinga berair dan bau yang lebih umum terjadi pada anak-anak. 

Sebab, anak-anak cenderung punya keinginan untuk memasukkan benda ke telinga. Ketika benda asing telah masuk ke telinga, anak mungkin tidak mampu memberitahu orangtua.

Benda asing yang masuk ke telinga bisa bermacam-macam, misalnya makanan, mainan, hingga serangga. Bau dari benda asing di telinga bisa berasal dari benda itu sendiri maupun infeksi yang disebabkannya. 

Gangguan pendengaran pun bisa saja terjadi, bergantung pada ukuran benda yang berada di dalam telinga.

5. Tumor

Dalam kasus tertentu, tumor bisa menyebabkan keluarnya aroma tidak sedap dari telinga. Tumor tersering yang mengenai telinga biasanya terjadi dari sel saraf di telinga dalam. 

Gejala lain yang muncul meliputi kehilangan pendengaran secara bertahap, telinga berdenging, kehilangan keseimbangan, vertigo, dan mati rasa pada wajah.

Tumor ganas (kanker) bisa menyerang jaringan sehat dan menimbulkan luka, yang nantinya memicu infeksi bakteri. Kondisi ini selanjutnya akan mengakibatkan keluarnya cairan nanah dari telinga dan disertai bau.

6. Infeksi Bekas Tindikan

Selain infeksi pada telinga bagian dalam dan luar, infeksi pada lubang tindikan pun dapat menyebabkan telinga mengeluarkan bau kurang sedap. 

Lubang tindikan yang kotor dan mengalami infeksi akan mengeluarkan cairan atau nanah berbau.

Selain itu, iritasi atau eksim pada area tindikan karena tidak cocok dengan bahan anting yang digunakan juga dapat membuat kulit basah dan benyek. 

Itulah sejumlah penyebab telinga bau yang umum terjadi. Semoga info ini bermanfaat.

sumber\foto | klikdokter

reporter | yey

asl!

Share:
Komentar

Berita Terkini