ASN/TNI/Polri Pindah ke IKN Terima Rumah Gratis, Tapi Ingat Gak Boleh Dijual!

Editor: kairos author photo

 

Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menyiapkan fasilitas rumah gratis untuk ASN/TNI/Polri. foto | riausky

kairos - Disediakan rumah dinas secara gratis. Begitulah rumah dinas gratis yang disiapkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN/TNI/Polri yang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara Dhony Rahajoe menyampaikan hal itu dalam acara PropertyGuru Indonesia Property Awards CEO & Leaders Forum 2022 di Jakarta, Kamis (9/6/2022). 

"ASN dan TNI Polri yang akan pindah ini, rumahnya berarti tidak beli. Jadi yang beli itu negara," ungkapnya. 

Rumah itu, diberikan kepada ASN/TNI/Polri hingga masa jabatannya selesai. 

Dengan begitu, ketika mereka sudah pensiun, rumah itu akan diisi pegawai lainnya yang belum mendapat haknya. 

Meski gratis, ASN/TNI/Polri tidak diperbolehkan untuk memperjualbelikan rumah dinas yang ditempatinya itu. 

"Rumah ASN/TNI/Polri itu misalnya ya, itu kan rumah dinas tipe 1. Itu tidak boleh dijualbelikan ASN/TNI/Polri," ucap Dhony. 

Sehingga, bangunan yang berdiri di atas tanah itu akan tetap dimiliki dan menjadi barang milik negara (BMN). 

Apabila ada pengembang yang ingin berpartisipasi untuk membangun rumah dinas tipe 1, tidak perlu mengurus masalah pertanahan dan perizinannya. 

Para pengembang hanya perlu untuk memikirkan investasi bangunan (konstruksi). 

"Kan lebih ringan, perizinannya juga sudah kita bantu. Ini beda sekali dan lebih mudah," sambung Dhony.

Dia melanjutkan, sudah ada pengembang lokal maupun asing yang tertarik untuk membangun rumah di IKN Nusantara bagi ASN/TNI/Polri. 

Setidaknya, 11.000 rumah akan dibangun oleh pengembang lokal dan 2.000 unit lainnya oleh pengembang asing. 

Dengan begitu, totalnya mencapai 13.000 unit. 

Namun Dhony enggan menyebutkan siapa pengembang lokal maupun asing yang tertarik membangun rumah ASN/TNI/Polri di IKN karena masih dalam tahap Letter of Intent (LOI). 

ASN/TNI/Polri ke di DKI Jakarta ke IKN 

Sejauh ini, Otorita IKN akan memindahkan sekitar 15.000-60.000 ASN/TNI/Polri ke di DKI Jakarta ke IKN dalam periode 2022-2024. 

Padahal, apabila dilihat secara keseluruhan, ASN/TNI/Polri di Jakarta mencakup 190.000 orang. 

Menurutnya, Otorita IKN tidak mengejar volume untuk memindahkan IKN, melainkan kualitas berupa kepuasan yang dirasakan ASN/TNI/Polri itu.

sumber\foto | riausky

reporter | jhon

asl!


Share:
Komentar

Berita Terkini