STOP..!!! Risiko Onani Pakai Sabun, Cek Bahayanya di Sini

Editor: kairos author photo
Onani pakai sabun memang tak dianjurkan. foto | klikdokter


kairos - NIAT sensasi saat onani, malah berisiko kalau menggunakan sabun. Sejak sekarang stop pakai sabun. Pakar menyebut sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air. Lantas bagaimana resiko kalau pakai sabun?

Sekadar diketahui, onani atau masturbasi merupakan aktivitas seksual yang sering dilakoni kaum pria. Saat onani, biasanya pria membutuhkan bantuan cairan pelicin agar penis tidak terasa kesat.

Pelumas atau pelicin onani yang sering digunakan sabun atau shampoo di toilet. Namun, apakah aman masturbasi menggunakan benda itu? Adakah efek samping yang dapat membahayakan penis?

Pada dasarnya, penggunaan sabun untuk onani tidak disarankan. Masturbasi pakai sabun dapat menyebabkan:

1. Iritasi pada Kulit Kelamin

Masturbasi dengan menggunakan sabun bisa memicu iritasi pada kulit kelamin. Hal ini kemudian dapat membuat kulit melemah sehingga lebih berisiko infeksi. 

Dapat pula timbul reaksi alergi pada orang tertentu, terutama jika kandungan dalam sabun tidak cocok dengan kulit. Oleh karena itu, berhati-hatilah jika kamu ingin onani menggunakan sabun. 

2. Perubahan pada pH Kelamin

Tak hanya itu, pH kelamin bisa berubah. pH area penis cenderung asam, dan kadar keasaman ini ideal untuk pertumbuhan kuman normal pada area kelamin. 

Namun, sabun umumnya memiliki pH lebih tinggi, sehingga pemakaian sabun akan mengubah kadar keasaman kelamin dan mengganggu keseimbangan kuman alaminya. Risiko infeksi pun menjadi lebih tinggi. 

Bahkan, perubahan pH dan kuman alami penis dapat menimbulkan bau kurang sedap pada kelamin.

3. Kulit Kering 

Tujuan pemakaian sabun, untuk membersihkan minyak dan kotoran. 

Nah, masturbasi pada penis menggunakan sabun akan turut membuang minyak alami tubuh, sehingga memicu kulit kering. 

Kondisi ini tentu akan membuat kamu tidak nyaman. Jadi, pastikan kamu berpikir kembali jika ingin masturbasi pakai sabun. 

Berbagai bahaya masturbasi pakai sabun disebabkan oleh bahan kimia yang ada di sabun, misalnya seperti spermisida dan parfum, pH sabun yang cenderung basa, kandungan surfaktan untuk menghilangkan minyak, dll.

Selain itu, pria tidak disarankan untuk sering mencuci penis menggunakan sabun. 

Jika ingin mencucinya dengan sabun, lakukan sesekali dan jangan rutin setiap hari. Misalnya saja, seminggu dua kali. Pilih pula sabun khusus berbahan lembut untuk kulit sensitif. 

Untuk membersihkan penis, kamu cukup menggunakan air mengalir dan membersihkan setiap bagian penis sampai bersih. 

Kalau ingin masturbasi berjalan lancar tanpa hambatan, gunakan pelumas khusus untuk berhubungan seksual. Pelumas itu umumnya aman digunakan untuk penis dan vagina. 

Selain itu, kenali juga beberapa bahan pelumas seks yang aman untuk onani. 

Pelumas Berbahan Dasar air 

Pelumas ini biasanya terbuat dari glycerin yang dapat menyerap ke dalam kulit dan mudah hilang dalam air. Pelumas ini mudah dibersihkan dan jarang dilaporkan dapat mengiritasi penis.

Pelumas Berbahan Dasar Minyak 

Kamu juga bisa memilih pelumas yang bahan dasarnya terbuat dari minyak seperti petroleum jelly. Pelumas ini sangat licin, sehingga cocok digunakan saat onani atau bila ingin berhubungan seks tanpa kondom. 

Pelumas Berbahan Dasar Silikon 

Pelumas silikon umumnya dapat dengan mudah diserap kulit, tahan lebih lama, dan tidak lengket. Pelumas jenis ini cocok dan aman digunakan saat berhubungan seks atau saat onani. 

Perlu diingat, setelah menggunakan pelumas, kamu wajib membersihkan penis dengan air sampai bersih. Tujuannya agar tidak ada bahan pelumas yang tertinggal. Pasalnya, pelumas seks yang masih tersisa di kulit bisa menyebabkan penis iritasi. 

Jika penis sudah telanjur iritasi, maka segera pergi ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Hindari mengobati penis sendiri di rumah agar infeksi tidak semakin parah. 

Biasanya, dokter akan memberi salep antigatal untuk dioleskan ke penis. 

Selain itu, hindari dulu aktivitas seks seperti berhubungan intim atau onani agar iritasi tak semakin parah dan risiko penyakit menular seksual bisa dihindari. 

Demikian sederet efek samping masturbasi pakai sabun maupun shampoo. Lebih baik kamu menggunakan pelumas yang jauh lebih aman. Semoga bermanfaat. 

sumber\foto | klikdokter

reporter | yey

asl!

Share:
Komentar

Berita Terkini