Ugal-ugalan, Palsukan Nomor Polisi Mobil Ormas PBB Diamankan

Editor: kairos author photo

  

Penampakan mobil ugal-ugalan  milik ormas loreng PBB yang diamankan di Polres Sergai. foto | pojoksatu

kairos - 'SULAP' nomor polisi dari BK 1679 QD jadi BK 120 PBB, satu unit mobil pribadi ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) diamankan Unit Lalu Lintas Polres Serdangbedagai (Sergai).

Ini setelah, viralnya video aksi pengemudi mobil Ormas PBB dengan ugal-ugalan berkecepatan tinggi dan memakai sirene viral di Sumut via media sosial Facebook.

Video itu langsung mendapat kecaman dari berbagai pihak. Saat itu, Ormas PBB berdalih aksi ugal-ugalan itu lantaran mobil sedang membawa orang sakit.

Namun AKBP Ali Machfud, Kapolres Serdangbedagai menyebut pihaknya harus memberi tindak penilangan terhadap mobil dimaksud setelah terbukti melanggar undang-undang lalu lintas.

“Dipersangkakan pasal 280 juncto pasal 68 Ayat 1 tentang TNKB tidak sah dan pasal 287 Ayat 4 juncto Pasal 59 Ayat 1 tentang penggunaan sirene dan tentang undang-undang lalu lintas,” jelas Ali Machfud saat konferensi pers di Mapolres Sergai, Sabtu (25/6/2022).

Selain itu, kata Kapolres, bentuk pelanggaran lainnya, mobil tidak digunakan sesuai fungsi dengan mengubah warna dan pemalsuan nomor pelat kendaraan.

Ali menyebut mobil tersebut terbukti melakukan pemalsuan nomor pelat kendaraan dari semula bernomor polisi BK 1679 QD diubah menjadi BK 120 PBB. Juga, warna mobil yang semula silver diubah menjadi warna hitam bercorak loreng identitas ormas PBB.

“Kami perintahkan kepada pengemudi untuk menstandartkan kembali mobil itu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Sergei, Welky R Simanjuntak, sudah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian mobil ini.

Welky menjelaskan peristiwa itu bermula saat PAC PBB Pantai Cermin sedang menjemput orang sakit di Kota Pematangsiantar pada Kamis (23/6/2022).

“Saya selaku ketua organisasi yang mana mobil sudah viral di media sosial yang membawa anggota saya sudah mengganggu masyarakat. Saya minta maaf kepada masyarakat yang ada di Serdangbedagai termasuk Siantar,” tuturnya. 

sumber/foto | pojoksumut

reporter | bram


Share:
Komentar

Berita Terkini